By Joko Susilo | Comments (327)
| Trackbacks (11)
Coba
anda tanyakan pada anak-anak anda yang tahun ini baru masuk Sekolah Dasar.
Tanyakan, apa cita-citanya?Saya yakin jawaban yang keluar adalah dokter, pilot,
menteri atau bahkan presiden. Mereka memang selalu mengidamkan hal-hal besar.
Tapi sekarang coba tanyakan pada
diri anda apa rencana bisnis anda? Apakah sifat jawabannya sama dengan anak-anak anda?
Tentu saja tidak. Anak-anak menjawab
sekenanya, sedang anda biasanya menjawab sesuai realitas.
Seorang pebisnis memang harus
realistis. Banyak orang, saya harap anda bukan salah satunya, selalu
mengidamkan ide-ide besar. Misalnya, dia ingin menaikkan penjualan 100 kali
lipat dalam sehari.
Keinginan seperti itu kerap membuat
anda terjebak pada sindrom ide besar tanpa ACTION. Anda mudah terbuai
keinginan yang tinggi tanpa usaha mewujudkannya. Sindrom ini bahaya karena bisa
membuat anda melamun, bahkan “terbang” melayang terlalu lama dan tak
menjejakkan kaki di bumi. Dan itu bisa menjadi penyebab kegagalan bisnis internet anda.
Menaikkan penjualan, apalagi
sampai 100 kali lipat memang keinginan semua pebisnis internet. Tapi jika anda
menginginkannya dalam waktu sehari, itu namanya tak realistis. Jangankan
menaikkan 100 kali lipat, dua kali lipat saja sudah cukup gemilang.
Bagaimana agar tidak terjebak pada
ide-ide besar yang kosong seperti itu?
Sekarang, coba tulislah keinginan
anda dalam seminggu mendatang. Dari daftar keinginan itu mungkin anda temukan
beberapa keinginan yang tak realistis. Langsung coret saja! Sisakan hal yang
menurut anda mungkin anda raih.
Selanjutnya, cermati keinginan yang
tersisa. Mana yang bisa anda dapatkan dalam waktu paling dekat, hari ini atau
besok. Prioritaskan kegiatan yang paling mungkin anda wujudkan. Rinci tujuan tersebut
dengan rencana-rencana kecil. Misalnya, anda ingin memiliki blog sukses
spektakuler, mulai saja dari membuat blog.
Nah, lakukan hal itu pada keinginan-keinginan
anda yang lain. Buatlah rencana-rencana kecil yang detail untuk mendapatkannya.
Ide-ide sederhana yang anda temukan
saat anda menyusun rencana sangat berharga. Jangan anggap remeh ide yang
tiba-tiba melintas dalam benak anda. Jika ide itu cepat anda kerjakan, yakinlah
suatu saat bisa berubah menjadi ide yang sangat besar untuk menghasilkan uang.
Ini contoh kecil yang sering dialami
orang. Saat duduk di meja makan, atau sedang menikmati secangkir kopi,
tiba-tiba muncul keinginan mengirim email penawaran pada seorang kenalan.
Ketika ide itu melintas, banyak orang tak melanjutkannya dengan tindakan. “Itu
kan bisa dilakukan nanti atau besok-besok saja,” mungkin begitu pikirnya.
Saat sebuah ide melintas, itu
sebenarnya awal dari puluhan atau ratusan ide lain. Jika anda mengeksekusi
ide pertama, ide-ide yang lain akan berdatangan. Meski awalnya anda hanya
ingin mengirim email penawaran, banyak ide-ide besar di belakangnya.
Tapi karena ide yang datang pada
anda tak segera dieksekusi, ide lainpun mati. Sangat sayang kan?
Baiklah, anda kemudian berjanji tak akan menyia-nyiakan ide. Tapi sebuah ide
kadang datang saat anda sedang repot.
Jika itu yang anda alami, buatlah
catatan- kecil. Catat apapun ide yang datang pada anda. Bisa di kertas,
blocknote, atau handphone. Simpanlah catatan itu baik-baik seperti anda
menyimpan uang. Karena ide sama berharganya dengan uang. Kemudian saat anda
memiliki waktu luang, segera ACTION. Jadikan ide sederhana
sebagai jalan mengubah nasib anda yang lebih baik selamanya.